19 Sep 2024

Cara Mengatasi Nvidia Driver Error (Code 43) Razer Blade

Blog Image

Error NVIDIA Code 43 biasanya disebabkan oleh masalah driver atau perangkat keras pada GPU NVIDIA di laptop. Solusi umum termasuk memperbarui atau menginstal ulang driver, menonaktifkan GPU terintegrasi (jika dual-GPU), memeriksa pengaturan BIOS, atau memastikan tidak ada overclocking yang mengganggu. Jika solusi perangkat lunak tidak memperbaiki masalah, kemungkinan besar GPU mengalami kerusakan perangkat keras yang memerlukan perbaikan profesional.

Penyebab Error NVIDIA Code 43 di Laptop:

  1. Driver NVIDIA Bermasalah:
    • Driver grafis yang rusak, tidak kompatibel, atau usang sering menjadi penyebab utama error ini. Misalnya, jika driver yang diinstal tidak cocok dengan versi Windows yang digunakan atau driver tersebut mengalami korupsi.
  2. Masalah Pembaruan Windows:
    • Kadang-kadang, setelah pembaruan Windows, terutama pembaruan besar, bisa terjadi konflik antara driver lama dengan sistem operasi baru, yang menyebabkan kode error 43 pada GPU NVIDIA.
  3. Overclocking atau Penggunaan Berlebihan:
    • Jika GPU telah di-overclock atau digunakan pada beban kerja berat secara berlebihan (seperti bermain game intens atau rendering grafis besar), ini bisa menyebabkan perangkat mengalami masalah panas berlebih atau ketidakstabilan, yang kemudian dilaporkan dengan error code 43.
  4. Masalah Perangkat Keras (GPU Rusak):
    • Kartu grafis NVIDIA di laptop, terutama yang terdedikasi (discrete GPU), bisa rusak akibat masalah fisik seperti panas berlebih, kegagalan komponen, atau karena GPU itu sendiri memiliki cacat produksi.
  5. Masalah Daya:
    • Laptop yang tidak menyuplai daya yang cukup ke GPU bisa menyebabkan masalah ini. Misalnya, baterai yang lemah atau adaptor daya yang rusak dapat menyebabkan GPU tidak berfungsi dengan baik, menghasilkan kode error 43.
  6. Konflik antara GPU Terintegrasi dan Terdedikasi:
    • Beberapa laptop memiliki dua GPU (GPU terintegrasi dari Intel/AMD dan GPU terdedikasi dari NVIDIA). Konflik pengaturan antara kedua GPU ini, terutama dalam pengaturan "Switchable Graphics" atau "Optimus", dapat menyebabkan kode error 43.

Cara Mengatasi Error NVIDIA Code 43 di Laptop:

  1. Perbarui Driver NVIDIA:
    • Langkah 1: Buka Device Manager (klik kanan pada Start dan pilih Device Manager).
    • Langkah 2: Di bawah "Display adapters", klik kanan pada GPU NVIDIA, lalu pilih Update driver.
    • Langkah 3: Jika memperbarui driver tidak berhasil, Anda bisa mengunjungi situs web NVIDIA untuk mengunduh driver terbaru yang sesuai dengan model GPU dan versi Windows yang digunakan. Jangan lupa pilih driver yang benar (versi "Game Ready" atau "Studio Driver" sesuai kebutuhan Anda).
  2. Hapus dan Instal Ulang Driver NVIDIA:
    • Langkah 1: Di Device Manager, klik kanan pada perangkat GPU NVIDIA dan pilih Uninstall device.
    • Langkah 2: Setelah itu, gunakan alat seperti Display Driver Uninstaller (DDU) untuk memastikan semua sisa-sisa driver NVIDIA lama dihapus.
    • Langkah 3: Restart laptop, lalu unduh dan instal driver terbaru dari situs web NVIDIA.
  3. Nonaktifkan GPU Terintegrasi (untuk laptop dengan dual GPU):
    • Langkah 1: Buka Device Manager.
    • Langkah 2: Di bawah "Display adapters", cari GPU terintegrasi (misalnya Intel HD Graphics) dan klik kanan untuk memilih Disable device.
    • Langkah 3: Ini dapat mencegah konflik antara GPU terintegrasi dan terdedikasi.
  4. Coba Pengaturan Ulang BIOS/UEFI:
    • Dalam beberapa kasus, pengaturan BIOS/UEFI bisa memengaruhi pengelolaan GPU. Anda dapat mencoba untuk:
      • Langkah 1: Masuk ke BIOS/UEFI dengan menekan tombol yang ditentukan (seperti F2, Delete, atau Esc) saat booting.
      • Langkah 2: Di menu BIOS/UEFI, cari pengaturan terkait GPU dan setel ke Default Settings.
      • Langkah 3: Simpan perubahan dan restart laptop.
  5. Periksa Pembaruan Windows:
    • Pastikan sistem operasi Windows Anda mutakhir. Terkadang, pembaruan Windows yang tertunda dapat memperbaiki konflik driver atau masalah kompatibilitas.
    • Langkah 1: Buka Settings > Update & Security > Windows Update dan klik Check for updates.
  6. Nonaktifkan Overclocking (jika diterapkan):
    • Jika Anda telah melakukan overclocking pada GPU, coba kembalikan ke pengaturan default atau bawaan pabrik menggunakan perangkat lunak overclocking yang Anda gunakan seperti MSI Afterburner atau NVIDIA Control Panel.
  7. Coba Perbaiki atau Ganti Perangkat Keras:
    • Jika solusi perangkat lunak tidak berhasil, ada kemungkinan GPU mengalami kerusakan fisik. Untuk mengatasi ini:
      • Langkah 1: Bawa laptop ke pusat servis resmi atau teknisi komputer untuk pemeriksaan perangkat keras.
      • Langkah 2: Jika GPU mengalami kerusakan serius, mungkin diperlukan penggantian GPU atau motherboard, terutama jika GPU terintegrasi di motherboard laptop.
  8. Cek Suplai Daya:
    • Pastikan laptop Anda menggunakan adaptor daya yang sesuai dan dapat menyediakan daya yang cukup untuk GPU, terutama ketika menjalankan aplikasi berat. Cobalah mengganti adaptor jika ada tanda-tanda kerusakan atau masalah suplai daya.

Related Blogs

KONTEN BLOG SERVICE SURFACE
#servicesurface #raz...
41 kali dilihat

KONTEN BLOG SERVICE SURFACE

test